Email  
Password  
Lupa Password ? | Register
KoKiWorld
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
WYD08: Misa Agung dan Kondom Gratis
Juwita Setiono - Sydney

 

Melengkapi tulisan saya mengenai peristiwa penting yang tengah berlangsung di kota Sydney, berikut ini liputan mengenai sambutan resmi umat Katholik terhadap Pope Benedict XVI, The Stations of The Cross dan Misa Agung.

 

 

Kamis, 17 Juli 2008: Sambutan resmi

Pope Benedict XVI tiba di Sydney pada hari Minggu, 13 Juli 2008, tetapi umat Katholik yang sudah menempuh perjalanan ribuan kilometer untuk tiba di kota Sydney harus menunggu sampai hari Kamis untuk melihat secara langsung.

Ratusan ribu kaum muda sudah siap menyambut iring2an Pope Benedict XVI beserta rombongan. Mereka menanti di sepanjang perairan kota Sydney dan di jalan2 raya yang akan di lewati oleh Pope Benedict XVI.

Diawali dengan sorakan riuh rendah: “Ben-ny, Ben-ny, Ben-ny”, orang2 yang sudah berkerumun baru sadar bahwa kapal yang membawa Pope Benedict XVI beserta rombongan sudah di hadapan mata.

Rombongan yang menemani Pope Benedict XVI ada 530 orang, termasuk 60 Cardinals dan Bishops, The Papal Entourage, 10 wakil ‘Australian Indegenous’, 160 umat dari berbagai negara dan 20 kaum muda.

Beberapa kali tampak Pope Benedict XVI melambaikan tangannya dan dengan nada tidak percaya berucap: “Mereka semua sedang menyambut kedatanganku?”

Ah, rasanya tidak perlu kita menjawabnya. Tentu saja ‘ya’ semua orang sedang bersorak sorai gembira menyambut kehadirannya di kota Sydney. Beberapa spanduk mengatakannya dengan jelas : "We love you, Pope Benedict”, “The Pope of HOPE”.

Kapal tiba di Barangaroo dan iring-iringan dilanjutkan dengan mobil tahan peluru Popemobile, dengan nomor: SCV 1—Stato della Citta del Vaticano (The Vatican City State). Mobil Mercedes Benz ini sengaja didatangkan dari Italia.

Iring-iringan yang dimulai siang hari itu berakhir pukul 5.40 sore di St. Cathedral House.

Jumat, 18 Juli 2008 : “The Stations of The Holy Cross”

Pertunjukan drama tentang saat2 terakhir kehidupan Kristus ini disaksikan oleh 500 ribu jiwa dan ditayangkan secara langsung di TV.

Pertunjukan theater ini berpusat pada Salib Kayu yang dipikul oleh para pemain drama. Dimulai dari gereja St Mary’s Cathedral. Setelah diadakan Misa yang dipimpin oleh Pope Benedict XVI, Salib Kayu ini kemudian menempuh perjalanan dan berhenti di duabelas lokasi. Setiap lokasi mempunyai makna, dimulai dari Perjamuan Terakhir dan berakhir dengan Kristus disalibkan dan tubuhNya diturunkan dari salib kayu.

Sabtu 19 Juli 2008: Tidur malam di kolong langit dan Misa Agung

 

Sejak subuh rombongan mulai tampak bergerombol di lokasi2 yang telah ditentukan. Jalan2 di kota Sydney sudah ditutup, jembatan Harbour Bridge akan menjadi jalur utama perjalanan peserta WYD. Rute yang diambil adalah dari pusat kota menuju lokasi Misa Agung di area Southern Cross Precinct dan Racecourse, Randwick.

 

 

 

 

 

Southern Cross Precinct adalah lapangan terbuka yang bersebelahan dengan lapangan pacuan kuda yang sudah disiapkan untuk Ibadah raya.

Sebanyak 185 ribu jiwa berjalan kaki menempuh jarak 10 km. Setiap langkah dari 20.000 langkah yang mereka tempuh menuju lokasi Ibadah, adalah langkah2 iman.

Sore hari rombongan tiba di lokasi Ibadah untuk merayakan Misa Agung yang dipimpin oleh Pope Benedict XVI. Misa berlangsung dari pukul 19.00-21.00 dan diterangi oleh cahaya lilin.

 

Acara yang penuh sukacita, pujian dinaikkan bagi kebesaran nama Tuhan. Pada kesempatan ini Pope Benedict XVI menyampaikan pesan agar kita merenungkan perbuatan2 baik yang telah kita lakukan dan yang dapat kita lakukan di masa mendatang.

 

 

  

Setelah Misa usai dan acara doa dan pujian berakhir, ratusan ribu kaum muda ini mulai menggelar selimut. Mereka sudah siap dengan ‘sleeping bags’ masing2. Mereka akan tidur di kolong langit kota Sydney yang sedang memasuki pertengahan musim dingin. Suhu malam itu diperkirakan 8 derajat Celcius.

Esok harinya, Minggu 20 Juli 2008 adalah Misa terakhir dan juga acara penutupan WYD08. Diperkirakan akan dihadiri oleh 500 ribu jiwa termasuk jemaat yang sudah semalaman tidur di lokasi.

Sementara itu.. serombongan orang yang mencoba mengganggu sakralnya acara, membagi-bagikan kondom gratis ke peserta WYD08.

Beberapa hari sebelumnya memang ramai dibahas bahwa hubungan sex di luar nikah yang “dilarang” oleh agama Katholik sudah tidak relevan lagi di jaman sekarang ini. Tentu saja hal ini ditangkis langsung oleh Pope Benedict XVI, beliau mengatakan bahwa hal tersebut adalah konsekuensi dari perbuatan masing2, Kitab Suci tidak bisa dikompromi.

Menurut laporan, rombongan yang membagi-bagikan kondom gratis tersebut sudah membubarkan diri. Malah di pinggir jalan banyak ditemukan kondom yang masih aman dibungkusnya yang berwarna ungu itu.. phew!


Salam, Juwi.

Bahan: http://www.wyd2008.org

Newsbreak: Madrid, Spanyol akan menjadi tuan rumah World Youth Day 2011.

 

 
MODERATOR - Penanggungjawab: ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: zeverina@kompas.co.id ; zeverina.koki@yahoo.co.id

 

1 dari 5 Halaman Komentar | First Prev Next Last

coba saya lahir setahun lebih awal, bisa pergi ke sydney deh

Posted by: Antonius_Braw93 | Sabtu, 6 September 2008 | 08:54 WIB

evizaneta, PDD, Dimas.. WYD sudah berakhir, tapi "spirit"nya masih terasa.. Masih banyak peserta yang tinggal/liburan di Sydney, mereka pakai kaos, topi, backpack dengan logo WYD. =PDD, sex sebelum nikah, it's really a choice, terserah individu masing2 ya, lepas dari apakah seseorang itu religious atau tidak..?

Posted by: Juwita S. | Rabu, 23 Juli 2008 | 07:12 WIB

mb Juwi, makasih (lagi) atas liputannya kali ini.. masih ada sambungannya lagi nggak? jika ada, ditunggu lho..

Posted by: Dimas W | Rabu, 23 Juli 2008 | 01:46 WIB

Liputan yang sangat menarik. Sex sebelum menikah menurut saya sama sekali tdk ada relevansinya dgn agama, tp berhubungan dengan akal sehat dan hati nurani...

Posted by: Penyanyi Dangdut | Selasa, 22 Juli 2008 | 20:18 WIB

seneng baca artikelnya, mba....apalagi klo ikut kesana, pasti lebih seneng lg...:-)

Posted by: evizaneta | Selasa, 22 Juli 2008 | 16:06 WIB

Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
advertisement
Polling
Untuk menjaga kesegaran dan kebugaran, olahraga apa yang Anda ikuti? ( */Asmod )





Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort